Padang/Tasikmalaya, 22 Juli 2026 — Universitas Negeri Padang (UNP) mengirimkan dua mahasiswa terbaiknya
untuk mengikuti 3rd International Student Community Engagement (ISCE)
2026, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang diinisiasi oleh Badan
Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Wilayah Barat.
Delegasi UNP terdiri atas Fadly Hidayat Viazi dari Program Studi Bisnis
Digital dan Siti Nurhaliza dari Program Studi Informatika. Sebelum
keberangkatan, keduanya secara resmi dilepas oleh Rektor UNP, Ir. Krismadinata,
S.T., M.T., Ph.D.; Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan
Internasional, Dr. rer. nat. Deski Beri, S.Si., M.Si.; serta Kepala Pusat
Pengabdian kepada Masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata LPPM UNP, Dr. Yasdinul
Huda, S.Pd., M.T.
Dalam pertemuan tersebut, pimpinan UNP memberikan arahan dan masukan
kepada kedua mahasiswa agar memanfaatkan program ini sebagai ruang pembelajaran
lintas budaya, penguatan kompetensi, dan pengabdian nyata kepada masyarakat.
Delegasi UNP juga diharapkan mampu menjaga integritas, menunjukkan kemampuan
beradaptasi, membangun kolaborasi, serta menjadi representasi positif
universitas selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Pada 22 Juli 2026, kedua mahasiswa diantarkan oleh Tim Fungsional KKN
UNP, Ryan Fikri, S.Pd., M.T., ke Universitas Siliwangi di Tasikmalaya.
Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan proses serah terima mahasiswa
dan keikutsertaan delegasi UNP dalam pembukaan KKN Internasional ISCE 2026
berlangsung dengan baik.
Kolaborasi Internasional untuk Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
The 3rd ISCE 2026 mengusung tema “Inclusive Smart Tourism and Creative Economy through
Arts and Cultural Empowerment for SDGs.” Universitas Siliwangi dan ISBI
Bandung bertindak sebagai tuan rumah kegiatan yang melibatkan ratusan mahasiswa
dari puluhan perguruan tinggi negeri di wilayah Barat Indonesia serta mahasiswa
dari sejumlah negara mitra.
Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten
Pangandaran, Jawa Barat, hingga 24 Agustus 2026. Adapun puncak kegiatan dalam
bentuk Expo ISCE 2026 dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Agustus 2026.
Melalui program ini, mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan
masyarakat, memetakan potensi dan permasalahan daerah, serta merancang program
yang relevan dengan pengembangan pariwisata inklusif, ekonomi kreatif, seni,
budaya, dan pemanfaatan teknologi. Latar belakang delegasi UNP dalam bidang
Bisnis Digital dan Informatika diharapkan dapat mendukung lahirnya gagasan
inovatif, terutama dalam promosi digital, penguatan usaha masyarakat,
pengelolaan informasi, dan pengembangan pariwisata cerdas.
Implementasi Kampus Berdampak dan SDGs
Keikutsertaan UNP dalam ISCE 2026 menjadi bagian dari implementasi
semangat Kampus Berdampak, yakni menghadirkan proses pendidikan tinggi
yang tidak berhenti pada pembelajaran di ruang kelas, tetapi menghasilkan
manfaat nyata bagi masyarakat. Mahasiswa ditempatkan sebagai mitra masyarakat
yang belajar, bekerja sama, dan turut mengembangkan solusi berdasarkan
kebutuhan serta potensi lokal.
Program ini relevan dengan sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan
Berkualitas melalui pembelajaran kontekstual dan lintas budaya; SDG 8:
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan ekonomi kreatif
dan UMKM; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui
pemanfaatan teknologi untuk pariwisata cerdas; SDG 11: Kota dan Permukiman
yang Berkelanjutan melalui pelestarian budaya dan pengembangan destinasi
yang berkelanjutan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
melalui kolaborasi antarkampus, pemerintah daerah, masyarakat, dan mitra
internasional.
Partisipasi dalam KKN Internasional ISCE 2026 sekaligus memperkuat
posisi UNP sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun jejaring global dan
konsisten menjalankan tridarma perguruan tinggi. Melalui kontribusi Fadly
Hidayat Viazi dan Siti Nurhaliza, UNP diharapkan turut menghadirkan inovasi
yang dapat diterapkan, berkelanjutan, serta memberikan manfaat langsung bagi
masyarakat di wilayah pengabdian.
Keikutsertaan tersebut menegaskan komitmen UNP untuk terus melahirkan mahasiswa yang berwawasan global, peka terhadap persoalan masyarakat, mampu bekerja lintas disiplin dan budaya, serta siap mengambil peran dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.






