Padang Aro, 6 Juli 2026 — Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) secara resmi menyerahkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kepada Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Senin (6/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Sarantau Sasurambi, Kantor Bupati Solok Selatan, tersebut menandai dimulainya pengabdian mahasiswa UNP di berbagai nagari untuk periode 6 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Pada penerimaan bersama tersebut, Kabupaten Solok Selatan menerima sebanyak 461 mahasiswa, yang terdiri atas 383 mahasiswa UNP—termasuk mahasiswa pertukaran dari Universitas Bengkulu—serta 78 mahasiswa Universitas Andalas. Mahasiswa UNP akan ditempatkan di 17 nagari, sedangkan mahasiswa Universitas Andalas melaksanakan KKN di empat nagari.
Rombongan Universitas Negeri Padang dipimpin oleh Prof. Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt., Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni UNP. Turut hadir Dr. Asep Sujana Wahyuri, S.Si., M.Pd., Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNP; Dr. Yasdinul Huda, S.Pd., M.T., Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata LPPM UNP; serta Dodi Kurniawan, S.Kom., Kepala Subbagian LPPM UNP.
Pelaksanaan serah terima juga didukung oleh para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang turut mendampingi proses pengantaran mahasiswa dari UNP menuju lokasi KKN. Kehadiran DPL menjadi bagian penting dalam memastikan proses penempatan mahasiswa berlangsung tertib, terkoordinasi, dan sesuai dengan lokasi penugasan yang telah ditetapkan.
DPL tidak hanya berperan sebagai pembimbing akademik selama pelaksanaan KKN, tetapi juga menjadi penghubung antara mahasiswa, LPPM UNP, pemerintah daerah, pemerintah nagari, dan masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan penugasan serta memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat sejak awal kegiatan.
Keterlibatan pimpinan universitas, LPPM, Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni, serta DPL dalam proses pengantaran menunjukkan keseriusan UNP dalam mengelola KKN sebagai program akademik dan pengabdian masyarakat yang terencana. Kehadiran mahasiswa di Solok Selatan sekaligus memperkuat posisi UNP sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.
Mahasiswa diterima secara resmi oleh Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengucapkan selamat datang kepada pimpinan universitas, rombongan, DPL, serta seluruh mahasiswa yang akan menjalankan program pengabdian di wilayah Solok Selatan.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UNP yang kembali memilih daerah tersebut sebagai salah satu lokasi pelaksanaan KKN. Pemerintah daerah berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah kabupaten, pemerintah nagari, dan masyarakat.
Mahasiswa juga diharapkan mampu membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pemerintah nagari serta kelompok masyarakat di setiap lokasi penempatan. Program kerja yang disusun perlu mempertimbangkan potensi, kebutuhan, dan karakteristik masing-masing nagari agar kegiatan yang dilaksanakan tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya.
Dalam arahannya, Prof. Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt. menegaskan bahwa KKN merupakan ruang pembelajaran nonformal yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di tengah masyarakat.
“Pengalaman yang diperoleh melalui KKN akan sangat berarti bagi mahasiswa. Pembelajaran dapat berlangsung di kantor, di tengah masyarakat, maupun di lingkungan perkebunan, bukan hanya di ruang kuliah seperti biasanya,” ujarnya.
Melalui KKN, mahasiswa UNP diharapkan mampu mengembangkan kompetensi akademik, kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, kerja sama, dan kepekaan sosial. Mahasiswa juga dituntut mampu memahami persoalan masyarakat serta menawarkan gagasan dan program yang realistis sesuai dengan kapasitas dan bidang keilmuan masing-masing.
Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata LPPM UNP, Dr. Yasdinul Huda, S.Pd., M.T., menegaskan bahwa KKN merupakan wujud nyata pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Program ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan dalam konteks kehidupan masyarakat.
Selama satu bulan, mahasiswa UNP akan melaksanakan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, edukasi, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta program berbasis kebutuhan nagari. Kegiatan diarahkan untuk mendukung bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, lingkungan, literasi, digitalisasi, dan pengembangan potensi unggulan daerah.
Dalam menjalankan program, mahasiswa diharapkan melibatkan pemerintah nagari, tokoh masyarakat, kelompok pemuda, pelaku usaha, serta unsur masyarakat lainnya. Pendekatan kolaboratif tersebut penting agar program KKN tidak hanya menjadi kegiatan mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong pembangunan nagari yang berkelanjutan.
Mahasiswa turut diingatkan untuk menjaga etika, kedisiplinan, tanggung jawab, dan nama baik almamater. Setiap aktivitas yang dilakukan di tengah masyarakat akan menjadi representasi kualitas dan karakter mahasiswa Universitas Negeri Padang.
Melalui pelaksanaan KKN di Kabupaten Solok Selatan, UNP kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang hadir, bekerja, dan tumbuh bersama masyarakat. Sinergi antara mahasiswa, DPL, LPPM, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat memperluas dampak pengabdian sekaligus memperkuat branding UNP sebagai universitas yang unggul, adaptif, kolaboratif, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
#KKNUNP2026 #UNPUntukNagari #MembangunNagari #MahasiswaMengabdi #KolaborasiKampusDanPemerintah #PemberdayaanMasyarakat #TridarmaPerguruanTinggi #SDGsDesa #SDG4 #SDG8 #SDG11 #SDG16 #SDG17 #SolokSelatan







